Home » , » Perbedaan Produk Resmi, Grey Market, Black Market & Palsu

Perbedaan Produk Resmi, Grey Market, Black Market & Palsu


Halaman 2 dari 2
          Selain itu, distributor di negara lain memiliki kebijakan harga produk yang berbeda-beda. Misalnya di Amerika Serikat dan Jepang sering ada promosi harga besar-besaran setiap musim tertentu, atau saat melakukan cuci gudang produk lama setelah produk baru dirilis.

Menjual produk dengan jalur impor langsung merupakan hal yang lumrah dan cukup banyak dilakukan oleh penjual dan toko kamera. Ada beberapa alasan yang membuat mereka menjual dengan jalur ini. Misalnya distributor resmi tidak memenuhi permintaan produk, ataupun ingin meraih keuntungan dalam persaingan harga dengan toko-toko yang ada.

Sebenarnya bukan menjadi masalah kalau toko menjual dengan jalur ini, asal toko jujur kepada pembeli tentang garansi dan asal produk tersebut. Masalahnya, seringkali ada penjual yang tidak jujur, misalnya mengaku bahwa produk tersebut bergaransi resmi, padahal kartu garansinya tiruan. Setelah di periksa serial nomornya, ternyata produk tersebut tidak terdaftar.

Jika membeli produk dari grey market, biasanya tidak ada garansinya, atau waktu berlakunya bervariasi, dari 1 bulan ke 1 tahun. Jika produknya rusak, biasanya dikembalikan ke toko dan toko akan mencoba memperbaikinya.

Jika penjualan toko tersebut cukup besar, biasanya toko memiliki teknisi khusus. Jika tidak, toko akan mengurusnya ke tempat servis lainnya, termasuk tempat servis resmi.

0 komentar:

Add me on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS
notifikasi
close